| Merek | Pingalax |
| Nomor Model | Pengisi Daya EV AC |
| Cara Pemasangan | Wall-mounted |
| Daya keluar nominal | 22KW |
| Tegangan keluaran | 400VAC士10% |
| Arus output maksimum | 32A |
| antarmuka pengisian daya | CCS2 |
| Panjang kabel | 5m |
| Metode Komunikasi | 4G |
| Seri | AC EV Chargers |


Apa perbedaan antara pengisian daya DC dan AC?
Prinsip pengisian daya:
Pengisian daya AC:Pengisian daya AC dilakukan dengan menghubungkan ke sumber daya AC eksternal (seperti 220V AC dari stop kontak rumah). Pengisi daya onboard mengubah AC menjadi DC dan kemudian mengisi baterai kendaraan listrik.Dalam proses ini, pengisi daya onboard memainkan peran konversi kunci, menyesuaikan AC eksternal menjadi DC yang cocok untuk pengisian baterai.
Pengisian daya DC:Pengisian daya DC langsung memasukkan DC eksternal ke dalam baterai kendaraan listrik tanpa melalui konversi oleh pengisi daya onboard.Stasiun pengisian itu sendiri memiliki modul konversi daya yang dapat mengubah AC dari jaringan listrik menjadi DC dan mengeluarkannya ke kendaraan.
Kecepatan pengisian daya:
Pengisian daya AC:Kecepatan pengisian biasanya relatif lambat. Secara umum, daya stasiun pengisian AC relatif rendah. Yang umum ditemui adalah 3.5kW, 7kW, dll.Misalnya, untuk kendaraan listrik dengan kapasitas baterai 50kWh, jika diisi dengan stasiun pengisian AC 7kW, mungkin membutuhkan waktu 7 hingga 8 jam untuk terisi penuh.
Pengisian daya DC:Kecepatan pengisian jauh lebih cepat. Daya stasiun pengisian DC biasanya lebih tinggi. Yang umum ditemui adalah 30kW, 60kW, 120kW atau bahkan lebih tinggi.Juga, misalnya, untuk kendaraan listrik dengan kapasitas baterai 50kWh, jika menggunakan stasiun pengisian DC 60kW, baterai mungkin terisi penuh dalam sekitar 1 jam.