
I. Poin-Poin Kesulitan Industri: Keterbatasan Solusi Tradisional
Dalam jaringan distribusi tingkat kabupaten dan proyek infrastruktur di negara berkembang, Perangkat Pengubah Tegangan Isolasi Udara (AIS VTs) tradisional menghadapi dua tantangan inti:
- Biaya Kustomisasi Tinggi: Diperlukan desain rumah dan gulungan yang independen untuk kelas tegangan berbeda (66kV/110kV/220kV), yang menyebabkan kenaikan biaya R&D dan manufaktur.
- Tekanan Stok Suku Cadang: Spesifikasi VT yang beragam memerlukan stok suku cadang khusus dalam jumlah besar, mengikat modal dan menurunkan efisiensi perawatan.
II. Solusi Inovatif: Desain Moduler Mengoptimalkan Biaya Seluruh Siklus Hidup
- Modul Tegangan Standar
• Teknologi Inti: Desain rangka bobin pengganti memungkinkan kompatibilitas dengan 66kV/110kV/220kV dalam satu rumah.
• Nilai Ekonomi:
o Penurunan 30% biaya pengembangan cetakan rumah;
o Kenaikan 25% efisiensi produksi melalui manufaktur yang lebih sederhana.
- Kotak Terminal Sekunder yang Dapat Lepas
• Desain Penggantian Cepat:
o Antarmuka standar memungkinkan penggantian di lapangan dalam waktu <1 jam (vs. ≥7 hari untuk perbaikan pabrik pada solusi tradisional);
o Mendukung penggantian komponen yang rusak secara individual, menghindari pembuangan unit keseluruhan.
• Optimasi Biaya Perawatan:
o Penurunan 60% jenis suku cadang, menurunkan biaya inventaris sebesar 45%;
o Waktu pemadaman listrik 80% lebih pendek, meningkatkan keandalan pasokan.
- Inovasi Material: Gulungan Aluminium + Pengecoran Resin Epoxy
• Ringan & Kontrol Biaya:
o Gulungan aluminium menggantikan tembaga, mengurangi biaya bahan sebesar 25%;
o Pengecoran resin epoxy vakum memastikan kekuatan isolasi (tegangan tahan frekuensi daya ≥3kV/mm).
• Validasi Kinerja:
o Uji kenaikan suhu ≤65K (Standar IEC 60044);
o Kelas Akurasi 0.2, memenuhi persyaratan ganda untuk pengukuran dan perlindungan.
III. Skenario Aplikasi dan Nilai Terkuantifikasi
|
Skenario
|
Keperluan Inti
|
Nilai Solusi
|
|
Jaringan Distribusi Tingkat Kabupaten
|
Anggaran rendah, keandalan tinggi
|
20% lebih rendah biaya pembelian, 50% lebih tinggi efisiensi perawatan
|
|
Proyek Negara Berkembang
|
Pengerahan cepat, kesamaan suku cadang
|
60% lebih sedikit jenis inventaris, 40% lebih pendek siklus pengiriman
|
IV. Ringkasan Keuntungan Inti
• Optimasi Biaya Pembelian: Investasi awal 20% lebih rendah, periode ROI dipendekkan menjadi 3 tahun;
• Kontrol Biaya Seluruh Siklus Hidup: Kesamaan suku cadang + penggantian moduler mengurangi Biaya Siklus Hidup (LCC) sebesar 35%;
• Meningkatkan Keberlanjutan: Gulungan aluminium mengurangi jejak karbon sebesar 30%, resin epoxy mencapai 90% dapat didaur ulang.