Dalam sistem listrik, grounding (penggalian) terutama berfungsi untuk menyediakan jalur aman bagi arus gangguan menuju tanah, melindungi peralatan dan personel. Namun, grounding bukanlah jalur kembali normal untuk arus karena ada perbedaan fungsi dan desain yang jelas antara grounding dan jalur kembali normal. Berikut adalah beberapa alasan utamanya:
Perlindungan Gangguan: Tujuan utama dari grounding adalah untuk menyediakan jalur rendah impedansi bagi arus gangguan untuk cepat mengalir ke tanah, memicu perangkat pelindung (seperti pemutus sirkuit atau sekering) untuk bekerja dan memutus sirkuit yang bermasalah, mencegah kerusakan peralatan dan sengatan listrik.
Grounding Keamanan: Dengan menggrounding rangka peralatan dan bagian logam, dijamin bahwa rangka tetap pada potensial tanah bahkan jika terjadi gangguan internal, sehingga melindungi personel.
Konduktor Netral: Dalam sistem tiga fasa atau satu fasa normal, jalur kembali untuk arus adalah melalui konduktor netral (netral). Konduktor netral terhubung ke titik netral sumber daya, membentuk lingkaran tertutup untuk memastikan arus dapat mengalir kembali ke sumber daya.
Tujuan Desain: Konduktor netral dirancang untuk menyediakan jalur rendah impedansi untuk memastikan arus mengalir lancar dalam kondisi operasi normal, menghindari penurunan tegangan atau ketidakseimbangan arus yang signifikan.
Integritas Sinyal: Dalam perangkat elektronik dan sistem kontrol, grounding terutama digunakan untuk mengurangi gangguan elektromagnetik (EMI) dan gangguan frekuensi radio (RFI), melindungi integritas dan stabilitas sinyal.
Titik Referensi: Grounding menyediakan potensial referensi yang stabil untuk memastikan sinyal tetap tidak terpengaruh oleh gangguan eksternal selama transmisi.
Sistem Tiga Fasa: Dalam sistem tiga fasa, konduktor netral menyeimbangkan arus di antara tiga fasa, memastikan distribusi arus yang merata dan mencegah arus netral berlebihan, yang dapat menyebabkan penurunan tegangan dan overheating peralatan.
Sistem Satu Fasa: Dalam sistem satu fasa, konduktor netral juga berfungsi sebagai jalur kembali, memastikan lingkaran tertutup antara beban dan sumber daya.
Kode Listrik: Kode listrik nasional dan internasional serta standar (seperti NEC, IEC) dengan jelas menentukan penggunaan dan persyaratan desain untuk grounding dan konduktor netral untuk memastikan keamanan dan keandalan sistem listrik.
Kepatuhan: Menjalankan kode dan standar ini memastikan kepatuhan dan keamanan sistem listrik, menghindari risiko dan kecelakaan potensial.
Grounding dalam sistem listrik terutama digunakan untuk perlindungan keamanan dan mengurangi gangguan elektromagnetik, bukan sebagai jalur kembali normal untuk arus. Jalur kembali normal untuk arus disediakan oleh konduktor netral, yang dirancang untuk memastikan aliran arus stabil dalam kondisi operasi normal, menghindari ketidakseimbangan arus dan penurunan tegangan. Grounding dan konduktor netral memiliki fungsi dan desain yang berbeda, bekerja bersama untuk memastikan operasi yang aman dan stabil dari sistem listrik.