Konsep dasar
Dalam listrik, "bypass" merujuk pada penyediaan jalur alternatif untuk arus listrik agar dapat melewati elemen, sirkuit, atau bagian perangkat tertentu. Jalur alternatif ini biasanya terhubung paralel dengan jalur utama. Ketika kondisi tertentu terpenuhi (seperti sinyal dengan frekuensi tertentu atau arus yang melebihi amplitudo tertentu), arus akan lebih memilih atau sebagian melewati bypass.
Skenario aplikasi
Prinsip: Dalam rangkaian elektronik, kapasitor sering dihubungkan paralel di seberang elemen sebagai kapasitor bypass. Misalnya, dalam rangkaian penguat, kapasitor dihubungkan paralel di seberang resistor emitor transistor. Untuk sinyal AC, reaktansi kapasitif
Kapasitor bypass
Prinsip: Dalam rangkaian elektronik, kapasitor sering dihubungkan paralel di seberang elemen sebagai kapasitor bypass. Misalnya, dalam rangkaian penguat, kapasitor dihubungkan paralel di seberang resistor emitor transistor. Untuk sinyal AC, reaktansi kapasitif Xc=1/(2Πfc) (di mana f adalah frekuensi sinyal AC dan C adalah kapasitansi). Ketika frekuensi cukup tinggi, reaktansi kapasitif sangat kecil, dan sinyal AC akan membentuk bypass melalui kapasitor ini dan melewati resistor emitor. Keuntungan dari ini adalah dapat menstabilkan titik operasi DC penguat dan pada saat yang sama memungkinkan sinyal AC diperkuat secara lebih efektif.
Efek: Melalui kapasitor bypass, kerugian sinyal AC pada resistor dapat dikurangi dan penguatan AC rangkaian dapat ditingkatkan. Selain itu, dalam rangkaian penyaringan daya, kapasitor bypass juga berperan penting. Menghubungkan kapasitor dengan kapasitansi besar paralel di output daya dapat memberikan bypass untuk sinyal noise frekuensi tinggi, membuat tegangan DC yang dikeluarkan oleh sumber daya menjadi lebih halus dan menghindari gangguan dari noise frekuensi tinggi ke rangkaian selanjutnya.
Dioda bypass
Prinsip: Dioda bypass digunakan dalam beberapa rangkaian. Misalnya, dioda dihubungkan paralel di seberang kumparan relay. Ketika kumparan relay tidak dialiri, kumparan akan menghasilkan gaya elektromotif balik. Gaya elektromotif balik ini mungkin merusak elemen lain yang terhubung ke kumparan relay. Dioda bypass menyediakan jalur pembuangan untuk gaya elektromotif balik ini, dan arus akan membentuk bypass melalui dioda untuk menghindari pengaruh gaya elektromotif balik terhadap elemen lain.
Efek: Lindungi elemen lain dalam rangkaian dari kerusakan akibat gaya elektromotif balik yang dihasilkan oleh elemen induktif (seperti kumparan relay, gulungan transformator, dll.) ketika arus berubah secara tiba-tiba. Dalam beberapa rangkaian yang perlu mematikan beban induktif dengan cepat, dioda bypass merupakan tindakan perlindungan yang sederhana dan efektif.
Sakelar bypass atau jumper
Prinsip: Dalam beberapa proses pengujian atau debugging rangkaian kompleks, sakelar bypass atau jumper ditetapkan. Misalnya, pada papan sirkuit yang berisi modul fungsional multiple, untuk menguji kinerja modul tertentu, modul lain dapat disingkat sementara (membentuk bypass) melalui sakelar bypass, sehingga sinyal uji dapat bertindak langsung pada modul target dan menghindari gangguan dari modul lain.
Efek: Memudahkan debugging dan diagnosis kesalahan rangkaian. Saat memperbaiki peralatan elektronik, dengan menggunakan sakelar bypass atau jumper, modul yang rusak dapat ditemukan dengan cepat untuk menentukan apakah masalah ada pada modul tertentu itu sendiri atau masalah pada koneksi atau interaksi antar modul.