1. Melindungi Pembangkit
Apabila terjadi korsleting tidak simetri di outlet pembangkit atau unit membawa beban tidak seimbang, GCB dapat dengan cepat mengisolasi kesalahan untuk mencegah kerusakan pembangkit. Semasa operasi beban tidak seimbang, atau korsleting tidak simetri internal/eksternal, arus eddy dua kali frekuensi daya dipancarkan pada permukaan rotor, menyebabkan pemanasan tambahan pada rotor. Sementara itu, torka elektromagnetik bolak-balik dua kali frekuensi daya membangkitkan getaran frekuensi ganda pada unit, menyebabkan kelelahan logam dan kerusakan mekanikal.
2. Melindungi Trafo Utama dan Trafo Stasiun Layanan Tegangan Tinggi
Dengan GCB yang dipasang, selektivitas fungsi perlindungan ditingkatkan—baik semasa kesalahan operasional, osilasi sistem, atau kesalahan internal pada generator/trafo—sehingga meningkatkan keandalan operasi aman unit.
Semasa kesalahan operasional atau osilasi sistem, hanya GCB yang perlu diputuskan dengan cepat, tanpa beralih sumber tenaga stasiun. Setelah kesalahan teratasi, generator dan grid dapat dihubungkan kembali dengan cepat melalui GCB, menghindari pemadaman total stasiun akibat kegagalan beralih sumber tenaga stasiun.
Apabila terjadi kesalahan internal generator, generator yang bermasalah dapat diisolasi tanpa beralih sumber tenaga stasiun. Ini memungkinkan pengoperasian putus selektif generator, menyederhanakan kabel perlindungan, dan menghindari beralih sumber tenaga stasiun (karena kesalahan unit internal tidak memerlukan pemutusan trafo tegangan tinggi). Hal ini sangat bermanfaat untuk menyelesaikan kesalahan transien (terutama sinyal panas palsu dari boiler/turbin), memulihkan operasi unit dengan cepat, dan mencegah kecelakaan akibat kesalahan operasi.
Untuk kesalahan berkejadian tinggi (misalnya, kesalahan internal trafo, kesalahan grounding trafo), waktu pemutusan GCB jauh lebih cepat daripada waktu penekanan medan generator (beberapa detik). Ini sangat mengurangi kerusakan arus kesalahan pada trafo, mempersingkat waktu perbaikan, mengurangi kerugian ekonomi langsung/tidak langsung, dan meningkatkan ketersediaan stasiun sebesar 0.7%~1%.
3. Menghilangkan Kebutuhan akan Trafo Startup/Cadangan dan Menyederhanakan Beralih Sumber Tenaga Stasiun
Dengan GCB, tenaga startup/pemutusan unit dapat dialirkan mundur ke trafo stasiun melalui trafo utama, menghilangkan kebutuhan akan trafo startup/cadangan. Startup/pemutusan unit atau penanganan kesalahan hanya memerlukan pemutusan GCB (bukan pemutus sistem tegangan tinggi), mengurangi prosedur beralih sumber tenaga stasiun (dibandingkan dengan sistem tanpa GCB), menurunkan kompleksitas operasional, dan meningkatkan keandalan sistem.

4. Meningkatkan Selektivitas Perlindungan Unit
Apabila terjadi kesalahan internal generator, GCB akan memutuskan dengan cepat untuk mengisolasi generator dari grid—tanpa memutuskan trafo utama. Sumber tenaga stasiun untuk pemutusan masih dapat dialirkan mundur melalui trafo utama, menghindari beralih sumber tenaga stasiun secara darurat. Ini mengurangi beban operator dan menciptakan kondisi untuk penanganan kesalahan yang cepat. Menghindari beralih sumber tenaga stasiun tegangan tinggi menyederhanakan kabel kontrol dan perlindungan sistem sumber tenaga stasiun, meningkatkan keandalannya. Pemasangan GCB di outlet generator menyederhanakan konfigurasi perlindungan unit generator-trafo dan mengurangi kompleksitas interlock tindakan perlindungan. Selama startup/pemutusan unit normal, sumber tenaga stasiun disuplai oleh sistem melalui trafo utama, menghilangkan kebutuhan untuk beralih sumber tenaga stasiun. Hubungan grid atau pemutusan unit dapat diselesaikan melalui GCB saja, mempersingkat waktu startup dan mengurangi goncangan listrik/mekanis pada motor. Komponen operasional yang lebih sedikit juga menurunkan risiko kesalahan operasi.
5. Menyederhanakan Prosedur Sinkronisasi
Apabila penyambungan grid dilakukan menggunakan pemutus sirkuit tegangan tinggi, pemutus tersebut mengalami tekanan tegangan. Dalam kasus isolasi luar terkontaminasi, tekanan ini dapat menyebabkan flashover isolasi luar. Ketika sinkronisasi dilakukan pada tingkat tegangan generator (melalui GCB), tekanan tegangan pada pemutus sirkuit tegangan tinggi dihilangkan. Penggunaan GCB untuk sinkronisasi membandingkan tegangan yang sama di kedua sisi GCB, membuat sinkronisasi lebih sederhana dan andal. Selain itu, karena GCB dipasang di dalam ruangan (dengan kondisi lingkungan yang lebih baik dan margin isolasi yang lebih lebar), keandalan sinkronisasi lebih terjamin.
6. Memudahkan Uji Coba dan Komisioning
GCB memisahkan generator dan trafo menjadi dua bagian independen, memungkinkan komisioning dan uji coba bertahap. Ketika sumber tenaga stasiun disuplai oleh trafo utama, generator dapat dikomisioning, diuji, dan diukur dalam kondisi underexcitation. Pemisahan fisik ini melalui GCB sangat memudahkan komisioning, perawatan, dan inspeksi generator dan trafo, serta memberikan kondisi yang nyaman untuk uji coba korsleting generator.