• Product
  • Suppliers
  • Manufacturers
  • Solutions
  • Free tools
  • Knowledges
  • Experts
  • Communities
Search


Ciri-ciri Sensor

Electrical4u
Bidang: Listrik Dasar
0
China

Apa Karakteristik Sensor

Sensor dikarakterisasi tergantung pada nilai beberapa parameter. Karakteristik penting sensor dan transduser terdaftar di bawah ini:

  • Karakteristik input

  • Karakteristik transfer

  • Karakteristik output

Karakteristik Input Sensor

  1. Rentang: Ini adalah nilai minimum dan maksimum variabel fisik yang dapat diterima atau diukur oleh sensor. Misalnya, sebuah Detektor Suhu Berbasis Resistansi (RTD) untuk pengukuran suhu memiliki rentang -200 hingga 800oC.

  2. Span: Ini adalah perbedaan antara nilai maksimum dan minimum input. Dalam contoh di atas, span RTD adalah 800 – (-200) = 1000oC.

  3. Akurasi: Kesalahan dalam pengukuran ditentukan berdasarkan akurasi. Akurasi didefinisikan sebagai perbedaan antara nilai yang diukur dan nilai sebenarnya. Ini didefinisikan dalam persen dari skala penuh atau persen dari pembacaan.

    Xt dihitung dengan mengambil rata-rata dari jumlah pengukuran tak terbatas.

  4. Presisi: Presisi didefinisikan sebagai keakraban dalam satu set nilai. Presisi berbeda dari akurasi. Misalkan Xt adalah nilai sebenarnya dari variabel X dan percobaan acak mengukur X1, X2, …. Xi sebagai nilai X. Kita akan mengatakan bahwa pengukuran X1, X2,… Xi presisi ketika mereka sangat dekat satu sama lain tetapi tidak harus dekat dengan nilai sebenarnya Xt. Namun, jika kita mengatakan X1, X2,… Xi akurat, itu berarti mereka dekat dengan nilai sebenarnya Xt dan karenanya mereka juga dekat satu sama lain. Oleh karena itu, pengukuran yang akurat selalu presisi.

    karakteristik input sensor

  5. Sensitivitas: Rasio perubahan output terhadap perubahan input. Jika Y adalah kuantitas output sebagai respons terhadap input X, maka sensitivitas S dapat dinyatakan sebagai

  6. Linearitas: Linearitas adalah penyimpangan maksimum antara nilai-nilai yang diukur oleh sensor dari kurva ideal.

    karakteristik input sensor

  7. Histeresis: Ini adalah perbedaan output ketika input bervariasi dalam dua cara- meningkat dan menurun.

    karakteristik input sensor

  8. Resolusi: Ini adalah perubahan minimum input yang dapat dideteksi oleh sensor.

  9. Reproduktibilitas: Didefinisikan sebagai kemampuan sensor untuk menghasilkan output yang sama ketika input yang sama diterapkan.

  10. Ulangan: Didefinisikan sebagai kemampuan sensor untuk menghasilkan output yang sama setiap kali input yang sama diterapkan dan semua kondisi fisik dan pengukuran dipertahankan sama termasuk operator, instrumen, kondisi lingkungan, dll.

  11. Waktu Respon: Secara umum dinyatakan sebagai waktu ketika output mencapai persentase tertentu (misalnya, 95%) dari nilai akhirnya, sebagai respons terhadap perubahan langkah input.

Pernyataan: Hormati yang asli, artikel yang bagus layak dibagikan, jika ada pelanggaran silakan hubungi untuk menghapus.

Berikan Tip dan Dorong Penulis

Direkomendasikan

Kecelakaan Trafo Utama dan Masalah Operasi Gas Ringan
1. Catatan Kecelakaan (19 Maret 2019)Pada pukul 16:13 tanggal 19 Maret 2019, latar belakang pemantauan melaporkan tindakan gas ringan pada trafo utama No. 3. Sesuai dengan Kode Operasi Trafo Listrik (DL/T572-2010), petugas operasi dan pemeliharaan (O&M) memeriksa kondisi di lapangan dari trafo utama No. 3.Konfirmasi di lapangan: Panel perlindungan non-elektrik WBH dari trafo utama No. 3 melaporkan tindakan gas ringan Fase B pada badan trafo, dan reset tidak efektif. Petugas O&M memeriksa
02/05/2026
Kerusakan dan Penanganan Pembumian Satu Fase pada Jalur Distribusi 10kV
Karakteristik dan Perangkat Deteksi Gangguan Tanah Fase-Tunggal1. Karakteristik Gangguan Tanah Fase-TunggalSinyal Alarm Sentral:Bel peringatan berbunyi, dan lampu indikator bertuliskan “Gangguan Tanah pada Seksi Bus [X] kV [Y]” menyala. Pada sistem dengan titik netral yang dihubungkan ke tanah melalui kumparan Petersen (kumparan peredam busur), indikator “Kumparan Petersen Beroperasi” juga menyala.Indikasi Voltmeter Pemantau Isolasi:Tegangan pada fasa yang mengalami gangg
01/30/2026
Mode operasi grounding titik netral untuk transformator jaringan listrik 110kV~220kV
Penataan mode operasi grounding titik netral untuk transformator jaringan listrik 110kV~220kV harus memenuhi persyaratan tahanan isolasi titik netral transformator, dan juga berusaha menjaga impedansi nol substasiun tetap hampir tidak berubah, sambil memastikan bahwa impedansi nol total pada setiap titik pendek di sistem tidak melebihi tiga kali impedansi positif total.Untuk transformator 220kV dan 110kV dalam proyek konstruksi baru dan renovasi teknis, modus grounding titik netralnya harus seca
01/29/2026
Mengapa Stasiun Listrik Menggunakan Batu Krikil Kerikil dan Batu Pecah
Mengapa Gardu Induk Menggunakan Batu, Kerikil, Kerakal, dan Batu Pecah?Di gardu induk, peralatan seperti trafo daya dan trafo distribusi, saluran transmisi, trafo tegangan, trafo arus, serta saklar pemutus semuanya memerlukan pentanahan. Selain pentanahan, kita kini akan membahas secara mendalam mengapa kerikil dan batu pecah umum digunakan di gardu induk. Meskipun tampak biasa, batu-batu ini memainkan peran kritis dalam keselamatan dan fungsi operasional.Dalam desain sistem pentanahan gardu ind
01/29/2026
Pertanyaan
+86
Klik untuk mengunggah file
Unduh
Dapatkan Aplikasi Bisnis IEE-Business
Gunakan aplikasi IEE-Business untuk menemukan peralatan mendapatkan solusi terhubung dengan ahli dan berpartisipasi dalam kolaborasi industri kapan saja di mana saja mendukung sepenuhnya pengembangan proyek dan bisnis listrik Anda