Apa itu Arus DC?
DC adalah singkatan dari Direct Current, meskipun sering disebut "Arus DC". Arus DC didefinisikan sebagai aliran searah dari muatan listrik. Dalam arus DC, elektron bergerak dari area yang bermuatan negatif ke area yang bermuatan positif tanpa mengubah arah. Ini berbeda dengan arus bolak-balik (AC) sirkuit, di mana arus dapat mengalir dalam kedua arah.
Arus DC dapat mengalir melalui bahan konduktif seperti kawat dan juga mengalir melalui semikonduktor.
Baterai adalah contoh yang baik dari sumber DC. Dalam baterai, energi listrik diproduksi dari energi kimia yang tersimpan dalam baterai. Ketika baterai terhubung ke sirkuit, ia menyediakan aliran muatan yang konstan dari terminal negatif ke terminal positif baterai.
Rectifier digunakan untuk mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Dan inverter digunakan untuk mengubah arus searah menjadi arus bolak-balik.
Simbol Arus DC
Arus DC adalah arus yang konstan. Oleh karena itu, simbol arus DC adalah garis lurus. Simbol arus DC dan AC ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Simbol Arus DC dan AC
Perbedaan antara Arus AC dan DC
Energi listrik tersedia dalam bentuk Arus Bolak-Balik (AC) atau Arus Searah (DC). Dalam arus bolak-balik, arus berbalik arah 50-60 kali per detik tergantung pada frekuensi.
Perbedaan utama antara AC dan DC telah diringkas dalam tabel di bawah ini;
Arus Bolak-Balik (AC) |
Arus Searah (DC) |
|
Arah aliran arus |
Ketika arus bolak-balik mengalir melalui sirkuit, arahnya berbalik. |
Ketika arus searah mengalir melalui sirkuit, arahnya tidak berbalik. |
Frekuensi |
Frekuensi arus bolak-balik menentukan berapa kali arahnya berbalik. Jika frekuensinya 50 Hz, berarti arus berbalik arah 50 kali. |
Elektron terus bergerak maju tanpa berbalik arah. |
Gerakan Elektron |
Besarnya arus instan berubah seiring waktu. |
Elektron hanya bergerak maju. |
Besarnya arus |
Besarnya arus instan berubah seiring waktu. |
Besarnya arus konstan pada setiap saat untuk DC murni. Tetapi variabel untuk DC berdenyut. |
Rentang antara 0 dan 1. |
Selalu sama dengan 1. |
|
Parameter Pasif |
Impedansi (Gabungan dari Reaktansi dan Resistansi). |
Dapat terhubung dengan beban resistif, induktif, dan kapasitif. |
Jenis |
Sinusoidal, Trapezoidal, Persegi, Segitiga |
DC Murni dan DC Berdenyut |
Transmisi energi listrik |
Dalam sistem tenaga, metode konvensional untuk mentransmisikan daya adalah sistem transmisi HVAC. Kerugian lebih sedikit tetapi lebih besar daripada sistem transmisi HVDC. |
Dalam sistem tenaga, teknologi paling canggih untuk sistem transmisi adalah sistem transmisi HVDC. Kerugian sangat sedikit dalam sistem transmisi HVDC. |
Konversi |
Dapat dikonversi dari pasokan AC dengan bantuan rectifier. |
Ponsel, kendaraan listrik, elektroplat, senter, dll. |
Jenis beban |
Dapat terhubung dengan beban resistif, induktif, dan kapasitif. |
Hanya dapat terhubung dengan beban resistif. |
Sumber |
Generator AC |
Generator DC dan baterai |
Berbahaya |
Berbahaya. |
Tetapi lebih berbahaya daripada AC untuk peringkat daya yang sama. |