Pada kapasitas dan kondisi eksternal yang sama, kinerja disipasi panas transformator terendam minyak melampaui transformator tipe kering. Hal ini terutama disebabkan oleh perbedaan signifikan dalam sifat fisik media pendingin (minyak transformator vs. udara) dan desain struktural disipasi panas yang berbeda.
Berikut adalah analisis teknis terperinci:
Kinerja media pendingin secara langsung menentukan efisiensi perpindahan panas dari sumber panas (belitan dan inti).
| Parameter Fisik | Minyak Transformator | Udara | Perbedaan Kinerja Disipasi Panas |
|---|---|---|---|
| Kapasitas Panas Spesifik | Kira-kira 1,8–2,2 kJ/(kg·K) | Kira-kira 1,005 kJ/(kg·K) | Minyak memiliki kapasitas panas spesifik sekitar dua kali lipat dari udara, yang berarti dapat menyerap lebih banyak panas per satuan massa. |
| Massa Jenis | Kira-kira 800–900 kg/m3 | Kira-kira 1,2 kg/m3 | Minyak memiliki massa jenis sekitar 700 kali lebih besar dari udara. Kapasitas panas volumetrik (panas yang diserap per satuan volume) minyak lebih dari 1000 kali lipat dari udara. |
| Konduktivitas Termal | Kira-kira 0,12–0,15 W/(m·K) | Kira-kira 0,026 W/(m·K) | Minyak menghantarkan panas 4–5 kali lebih cepat daripada udara. |

Vziman Seri S13-M Transformator Tenaga Terendam Minyak Tertutup
Permeabilitas: Minyak transformator memiliki fluiditas dan permeabilitas yang sangat baik, memungkinkannya menembus celah terkecil di dalam belitan dan bersentuhan langsung dengan setiap konduktor untuk membawa panas pergi.
Perbedaan Hambatan Termal:
Transformator Tipe Kering: Panas harus melewati lapisan isolasi resin epoksi padat dengan konduktivitas termal yang relatif rendah sebelum terdisipasi melalui konveksi udara. Hal ini menghasilkan hambatan termal keseluruhan yang besar.
Transformator Terendam Minyak: Panas ditransfer langsung dari sumber panas ke dalam minyak, yang memiliki konduktivitas termal lebih tinggi, sehingga menghasilkan hambatan termal yang minimal. Panas dengan cepat dihantarkan ke dinding tangki dan sirip radiator melalui konveksi minyak, kemudian didisipasikan ke atmosfer melalui area permukaan pertukaran panas yang besar.

Vziman Seri SC(B) transformator distribusi tipe kering
Transformator Terendam Minyak Seri Vziman S – Dirancang untuk kondisi yang menantang dengan disipasi panas yang unggul dan kapasitas beban lebih yang sangat baik. Dilengkapi dengan minyak isolasi berkonduktivitas termal tinggi dan sistem sirkulasi minyak yang efisien, ia secara presisi mengontrol kenaikan suhu belitan, sehingga secara efektif memperpanjang masa pakai peralatan. Baik di lingkungan industri bersuhu tinggi, ketinggian tinggi, atau fluktuasi beban berat, ia mempertahankan output yang stabil dan andal dalam menghadapi semua tantangan.
Transformator Tipe Kering Seri Vziman SCB – Mengadopsi bahan isolasi ramah lingkungan dan teknologi kontrol suhu canggih, ia mencapai operasi yang benar-benar tahan api, tahan ledakan, dan bebas polusi. Proses pengecoran vakum resin epoksi berkonduktivitas termal tinggi memastikan ketahanan kelembapan yang sangat baik, retardansi api, dan kemampuan menahan hubung singkat. Pada dasarnya bebas perawatan sepanjang masa pakai yang dirancang, ia secara signifikan mengurangi biaya operasi dan perawatan.
Transformator terendam minyak analog dengan komputer yang dilengkapi dengan "sistem pendingin cair," sementara transformator tipe kering lebih mirip dengan "heatsink berpendingin udara" tradisional. Meskipun transformator tipe kering memiliki keunggulan dalam keselamatan kebakaran dan kemudahan pemeliharaan, transformator terendam minyak memiliki keunggulan mutlak dalam efisiensi disipasi panas dan dukungan kapasitas besar (terutama dalam aplikasi tegangan tinggi dan daya tinggi), berkat sifat fisik minyak isolasi yang unggul.
Diedit Dari:Echo