Hitung arus keluaran dalam rangkaian paralel menggunakan aturan pembagi arus.
"Rangkaian yang menghasilkan arus keluaran sebanding dengan masukan, berdasarkan rasio resistor."
( I_1 = I \cdot \frac{R_2}{R_1 + R_2} \quad \text{dan} \quad I_2 = I \cdot \frac{R_1}{R_1 + R_2} )
Di mana:
I: Arus masukan total (A)
I1: Arus melalui R1
I2: Arus melalui R2
R1, R2: Nilai resistansi (Ω)
Catatan: Arus terbagi secara berkebalikan dengan resistansi — resistansi yang lebih tinggi menarik arus yang lebih sedikit.
Arus total yang memasuki jaringan paralel, diukur dalam ampere (A).
Contoh: 10 A dari sumber daya
Arus yang mengalir melalui salah satu resistor paralel.
- I₁: Arus melalui R₁
- I₂: Arus melalui R₂
Rasio dari dua resistansi paralel. Ini menentukan bagaimana arus dibagi.
Contoh:
• Jika R₁ = R₂ → I₁ = I₂ = I/2
• Jika R₁ > R₂ → I₁ < I₂
Ketika resistor terhubung secara paralel:
Mereka memiliki tegangan yang sama
Arus total terbagi antara cabang-cabang
Arus berbanding terbalik dengan resistansi
Resistansi setara: \( \frac{1}{R_{eq}} = \frac{1}{R_1} + \frac{1}{R_2} \)
Mendesain rangkaian bias sensor
Membuat sumber arus yang dapat disesuaikan
Menganalisis distribusi daya multi-path
Mengajar teori rangkaian dasar
Men-debug perilaku beban paralel