| Merek | Pingalax |
| Nomor Model | Pengisi Daya EV DC 320-480-640KW |
| Daya keluar nominal | 480KW |
| Tegangan keluaran | DC 200-1000V |
| Arus output maksimum | 250A |
| Efisiensi konversi daya | ≥95% |
| antarmuka pengisian daya | CCS2 |
| Terminal | two gun |
| Seri | DC EV Chargers |


Apa saja cara pelindungan grounding untuk stasiun pengisian kendaraan listrik?
Teknik Utama Pelindungan Grounding
Konduktor Grounding:
Definisi: Konduktor grounding merujuk pada kabel yang digunakan untuk menghubungkan rangka logam perangkat listrik ke tanah.
Fungsi: Ketika perangkat listrik bocor, konduktor ini menyediakan jalur impedansi rendah sehingga arus bocor dapat cepat mengalir ke tanah.
Elektroda Grounding:
Definisi: Elektroda grounding merujuk pada batang logam atau pelat logam yang ditanam di bawah tanah, yang digunakan untuk membentuk sambungan listrik yang baik dengan tanah.
Fungsi: Memberikan titik referensi grounding yang stabil untuk memastikan efektivitas sistem grounding.
Resistansi Ground:
Definisi: Resistansi ground merujuk pada resistansi antara elektroda grounding dan tanah.
Standar: Resistansi ground biasanya perlu memenuhi persyaratan standar tertentu. Misalnya, tidak boleh lebih dari 4 ohm (nilai spesifik berbeda-beda sesuai dengan peraturan negara dan wilayah yang berbeda).
Pengukuran: Lakukan pengukuran resistansi ground secara teratur untuk memastikan nilainya dalam rentang yang memenuhi syarat.